Reservation 022 426 2815/16 Get Connected

R A I S A

Posted March 11, 2015

SUASANA INTIM DI KONSER EKSLUSIF RAISA


Menonton penampilan penyanyi papan atas sekelas Raisa di Kota Bandung, mungkin biasanya hanya bisa di lakukan di venue besar dengan panggung yang luas dan megah. Sehingga, saat ia tampil di ukuran panggung restoran seperti Atmosphere, jalan lengkong besar kota Bandung pada jumat (17/04/2015) malam lalu, para penonton di suguhkan sensasi yang lebih eksklusif.
Suasana yang intim lebih terasa dari pada konser bertanjuk “Heart to Heart” tersebut. Kesempatan itu pun di gunakan para penonton untuk lebih mengapresiasi kreasi musik serta aksi panggung penyanyi idolanya.
Begitu pula dengan Raisa yang tampil anggun mengenakan gaun berwarna merah terang, menonjol di antara para pemain musik di atas panggung. Penyanyi asal Jakarta itu pun menggunakan kesempatan tersebut untuk lebih mengenal para penggemar di kota kembang.
Raisa tampil istimewa membawakan nomor-nomor andalan dari dua album miliknya. Kehadirannya langsung memecah kebuntuan di atas panggung setelah pemain pembuka, pointkustik membawakan lagu-lagu popular saat ini. Serentak para penonton pun memadati area sekitar panggung sambil mengacungkan kameranya masing-masing.
Antusiasme penonton juga terdorong irama ceria dari dua lagu pembuka penampilan Raisa malam itu, “Teka Teki” dan “Bersinar”. Tensi penampilannya yang langsung tinggi mulai di redam pada lagu “Serba Salah”.
Lagu yang menjadi single perdana di album pertamanya itu menyuguhkan suasana sendu lewat permainan piano bertempo pelan pada awal lagu. Meski demikian, pada bagian reffrain lagu tersebut, irama di buat lebih ngebeat lewat penggantian suara bass dengan nada rendah synthesizer.
Di tengah penampilannnya, Raisa mengumumkan rencana menggelar konser tunggal di Jakarta pada mei 2015 mendatang. “aduh, langsung deg-degan begini pas kepikiran itu. Judul konsernya ‘pemeran utama’,”katanya sebelum membawakan lagu berjudul sama yang merupakan single kedua di album keduanya.
Suasana galau terus di bangun lewat komposisi nada minor pada lagu “terjebak nostalgia” juga ” jatuh hati “yang merupakan single terbarunya. Dalam lagu tersebut, Raisa mengaku ingin memberikan pemahaman bahwa jatuh cinta itu berbeda dengan jatuh hati.
“Jatuh cinta itu ada rasa posesif, ingin memiliki. Kalau jatuh hati itu beda, lebih ke rasa kagum tetapi belum tentu juga mau memiliki dia, “ kata penyanyi berusia 24 tahun itu. Petikan gitar besuara jernih yang mengiringi lagu tersebut nyaris tertandingi oleh suara nyanyian para penonton.
Antusiasme penonton kian memuncak dengan di bawakannya lagu-lagu berkomposisi lebih cepat seperti “ bye-bye “ dan “ all about that bass “ yang di populerkan oleh penyanyi mancanegara favorit Raisa, Meghan Trainor. Para penonton bersorak histeris saat Raisa menunjukan skill bernyanyi dalam nada tinggi di lagu tersebut.
 
Atraktif
Para penonton juga di suguhi aksi panggung yang atraktif dari Raisa dan para pemain musik. Seluruh personel band pengiringnya berjajar tanpa membawa dan memainkan alat musiknya masing-masing kecuali sang bassist. Di iringi permainan bass, Raisa dkk. Melakukan gerakan serentak mirip tarian poco-poco tetapi dengan ritme yang lebih lambat.
Aksi menyanyi bersama para penonton mewarnai lagu-lagu yang di bawakan Raisa berikutnya, seperti lagu “ LDR “, “ mantan terindah “ hingga “ apalah arti menunggu “ para penonton seakan di beri kesempatan untuk menyumbangkan suaranya karna volume permainan musik di kecilkan, di tambah Raisa yang sengaja mengacungkan mikrofon ke arah penonton membuat mereka semakin bersemangat.
Penampilan Raisa pun akhirnya di tutup dengan lagu hit “ Could it be “. Lagu dari album pertama yang sukses melejitkan namanya itu seakan mengakhiri pula suasana galau di tengah penonton.
Nuansa ceria di bangun lewat perpaduan musik bertempo cepat dan berirama danceable. Pada lagu tersebut, Raisa juga kembali menunjukan kemampuan bernyanyi dalam nada tinggi yang mengundang decak kagum penonton.
 
(dari PIKIRAN RAKYAT - Hilmi Abdul Halim - MInggu, 19 April 2015)